Mei 25, 2009
· Disimpan dalam Artikel · Tagged Pupuk Organik, Tiens Golden Harvest
10 Alasan Petani Padi Menggunakan TGH
- Tiens Golden Harvest meningkatkan kesuburan tanah
- Menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 50%
- Produktivitas meningkat
- Panen lebih cepat
- Jumlah anakan lebih banyak
- Bulir padi lebih besar dan bernas ( berisi )
- Beras lebih tahan lama dan tidak menguning
- Tanaman lebih sehat, lebih tahan hama dan sedikit gulma
- Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu pestisida
- Meningkatkan kesejahteraan petani
13 Alasan Pertanian dan Perkebunan Menggunakan TGH
- Tiens Golden Harvest meningkatkan kesuburan tanah, bisa dipakai di lahan gambut, tanah kritis dan tanah cadas
- Menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 50%
- Cocok untuk berbagai jenis tanaman dan berbagai jenis kebutuhan
- Produktivitas meningkat
- Tumbuh lebih cepat dan panen lebih cepat
- Masa petik lebih banyak dan tanaman lebih sering berbuah
- Ukuran buah, umbi, biji lebih besar dan lebih berat
- Daun lebih lebar dan rimbun
- Akar baru lebih banyak tumbuh
- Buah, biji, daun, atau bunga lebih tahan lama, tidak mudah busuk, tidak cepat layu
- Tanaman lebih sehat, lebih tahan hama dan sedikit gulma Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu pestisida
- Meningkatkan kesejahteraan petani dan pekebun
Mei 25, 2009
· Disimpan dalam Testimonial
Informasi ini dari salah satu Distributor Tiens Golden Harvest ibu Galuh Lestari
Facebooknya
Secuil dari banyaknya bukti dari begitu banyak bukti-bukti yang ada di pertanian Indonesia.

Ujicoba pada padi. Bandingkan kecepatan pertumbuhan padi yang berumur sama, yang tidak menggunakan TGH ( sebelah kiri ) dengan yang menggunakan TGH ( sebelah kanan ).
Gambar yang disebelah kanan atas saat panen padi ( lokasi dan waktu berbeda dari foto padi sebelumnya ), terlihat padi lebih banyak, berisi dan bernas.
Uji Coba pada Jagung

Hasil ujicoba pada jagung. Terlihat perbedaan yang mencolok dari tinggi jagung yang berumur sama. Sebelah kiri menggunakan pupuk Tiens Golden Harvvest dan sebelah kanan menggunakan hanya pupuk biasa saja.
Masih belum percaya dengan semua bukti di Atas?
Oke, Percaya atau tidak itu hak anda…. tapi sebelumnya anda perlu menyimak kesaksian berikut ini!
- Di Kabupaten Simalungun dekat Danau Toba, TGH di pertandingkan dengan 6 Merek pupuk dan TGH menjadi Pemenang.
- Di kabupaten Cianjur, TGH di pertandingkan dengan 28 Merek pupuk dan menjadi Pemenang.
- Di kabupaten Jember, TGH di pertandingkan dengan 15 Merek pupuk lain dan juga menjadi Pemenang.
- Di kecamatan Balam (Perbatasan Bagan Batu & Rokan) seorang ustad yang memiliki lahan sawit dengan hasil 8 Ton / Bulan dengan 2x Panen.
- Setelah 2 Bulan pemakaian pupuk TGH Hasilnya meningkat menjadi 11 – 12 Ton / Bulan, Luar Biasanya dalam 1 Bulan bisa 3x Panen.
- Di Lampung, setelah penanaman selama 11 Bulan lahan 1 Hektar = 5000 Batang dihasilkan 200 Ton Singkong dan /Batang pohon Singkong memiliki berat 40 Kg – 60 Kg / Batang dengan panjang ± 2 Meter. Dan mendapatkan penghargaan MURI sebagai Singkong Terbesar dan Tape Terpanjang.
- Seorang Mahasiswa dari Medan yang memiliki kebun Sawit œ Hektar dibelakang rumahnya yang setelah 1 Minggu menggunakan TGH hasil panennya meningkat menjadi 200 – 400 Kg.