Kenapa Tiens Internasional

Lantas Kenapa Harus Tiens International..?
Tiens International merupakan perusahaan Network Marketing yang telah mempunyai jaringan di 200 negara lebih dan salah satunya Indonesia. Tiens International atau Tianshi akan terus meningkatkan investasinya di Indonesia, membangun Perusahaan Besar dengan produksi massal, Supermarket dan Parwisata International. Tiansi juga menggandeng perusahaan-perusahan lokal yang ada di Indonesia.

Disamping itu juga Tianshi Indonesia telah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia tanpa memandang latar belakang. Jadi lewat jaringan Tianshi Amal Alghozali begitu optimis kenaikan pangan bakal terjadi dan distribusi pupuk Tiens Golden Harvest akan terdistribusi dengan baik. “Hitung-hitungan sangat sederhana”, saat ini anggota Tianshi Indonesia mencapai 2 juta orang. Anggap saja anggota yang aktif 50% yaitu 1 juta orang yang tersebar diseluruh Indonesia. Disamping itu juga di dukung dengan kantor cabang dan stokis – stokis yang sudah ada hampir diseluruh pelosok Indonesia. Jadi tidak adalagi alasan distribusi pupuk Tiens Golden Harvest diselewengkan, langka, susah dicari/didaptkan. Jadi dengan distribusi atau penjualan melalui Jaringan Tiansi sangat banyak manfaatnya. Kemudian harga sama diseluruh Indonesia yaitu hanya Rp. 90.000,-/liter (sembilan puluh ribu rupiah saja per liter), ini salah satu keunikannya. Jadi apabila Anda belanja pupuk di Papua pada hal tempat anda sebenarnya di Medan, ya tetap Rp. 90.000,-/liter.


Dengan konsep jaringan ini adalah salah satu cara yang sangat tepat. Untuk mendapatkan harga yang sama dan demi kemudahan untuk monitoring pemakaian pupuk diseluruh Indonesia, sehingga mempermudah mendapatkan data kebutuhan pupuk Tiens Golden Harvest setiap tahunnya sangat disarankan setiap pengguna / pembeli pupuk Tiens Golden Harvest mendaftarkan diri untuk mendapatkan ID Card atau Kartu Keanggotaan dari Tianshi. Untuk lebih jelasanya hubungi kami.

19 Tanggapan so far »

  1. 1

    iwan said,

    maaf pak saya salah satu distr tien ,untuk daerah semarang ,demak dan sekitar nya kenapa stock TGH selalu kosong di stockis2, serta barang tersendat – sendat pengirimannya padahal jaringan semarang sudah banyak mengenal dan menggunakan yang ahirnya kita di tagih para petanipengguna.dan ada yang mau saya tanyakan
    1. Apa perbedaan Agrobost dengan TGH?
    2.Agrobost dan TGH itu produk mana?
    untuk jawabannya saya tunggu Trimakasih ………………………………..

  2. 2

    bambang said,

    kalau satu jenis barang dijual dengan 2 cara (lewat mlm dan konvensional) dan harganya berbeda itu namanya mengkhianati distributor tersebut. mohon kalau THG bukan Agrobost, maka pernyataan pihak agrobost supaya di ralat.

    • 3

      sebenarnya tidak masalah mas satu barang dijual dengan 2 cara atau berbagai cara kecuali ada aturan undang-undang yang melarang. Tetapi yang saya mau katakan bahwa TGH dengan Agrobost itu beda mas bukan sama, mungkin kurang informasi kali mereka yang menyebutkan itu, wong pabriknya berbeda. Ayo… he… go omzet

  3. 4

    bambang said,

    pak saya member juga tiens, cuma saya ditanya petani katanya thg sama dengan agrobost, sementara agrobost harganya hanya 75.000,- dan thg 90.000, kok selisihnya 15000, kenapa bisa terjadi seperti itu, apa tiens ketika mau mendistribusikan tidak ada perjanjian bahwa tiens distribusi tunggal? kalau distribusi lewat mlm ya jangan dijual konvensional, itu kan mengkianati perdagangan dan distributor mlm pak.

    • 5

      Ya pak Bambang, saya tau dari semangatnya pak Bambang, karena pejuang2 impian akan selalu beda dari yang lain. Ya pak Bambang saya mengerti sekali apa yang disebut dengan para petani tetapi itulah informasi yang mereka terima. hanya saja kalaupun mereka beli Rp. 75.000,- tidak ada asset toh? kalau TGH, banyak menggunakannya banyak bonusnya, banyak ajak petani menggunakannya banyak bonus, meningkat hasilnya. OK pak Bambang? kalau kita melihat Gaja itu bisa berbagai pandangan termasuk juga dengan TGH. Salam Sukses

  4. 6

    Azmi said,

    tolong informasinya pola tanam ubi kayu dengan menggunakan pupuk TGH. trims

  5. 8

    IMAN HARRY J said,

    “GARUDA di DADAKU..”trims

  6. 9

    Ginanjar Hijriah said,

    Pak Tio Yth…

    saya merupakan salah satu distr dari Tiens juga…saya akhir ini agak bingung setelah saya surfing tentang pupuk TGH ada yg mengagetkan saya bahwa saya menemukan katanya pupuk TGH itu merupakan produk yang sama dengan produk dari SMS Agrobost…apakah bapak bisa memberikan penjelasan kepada saya…tolong kirim ke email ya pak..

    • 10

      Bapak jangan Bingung… ya TGH, TGH pak, kalau SMS Agrobost ngak tau ya..?
      Serius pak, kalau TGH.. TGH aja gitu pak tidak ada yang lain. Bapak tidak perlu pusing dan repot pak
      salam

  7. 11

    satyatama said,

    pak, saya satya. saya mau tanya, apa dampaknya kalau kita setelh memakai TGH tidak cuci tangan lalu makan, bagi kesehatan kita?

  8. 13

    Rizqi Andhes said,

    pak saya mau tanya apakah TGH bisa dipake untuk pertumbuhan kayu ALBA.
    dan bagaimana caranya?
    tolong jelaskan secara jelas pa.

    saya sangat butuh jawabannya pa
    tolong bantu saya.

    • 14

      Selamat Sore pak Rizqi Andhes…

      Senang sekali atas pertanyaanya, walapun sebelumnya saya sudah mengirimkan penjesannya.
      Sama penggunannya ke Pohon Karet atau Sawit. Pertanyaan saya jika Apakah bapak sudah terdaftar sebagai Distributor/User? Ada baiknya bapak pelajari dari buku panduan yang sudah kami sediakan. baca PANDUAN GOLDEN HARVEST.

      Sekilas saja, campur Air 50liter dengan 1liter pupuk Golden Harvest
      Buat lobang di setiap pohon 4 buah, kurang lebih kedalaman 20cm. Setelah itu siramkan pupuknya kelobang tersebut. Jika memang anda masih ragu dan kurang jelas silahkan kirimkan email ke : ericserianto@gmail.com atau facebook : ericserianto

      salam

  9. 15

    yasin arifin said,

    Kepada yth
    para petani seluruh Indonesia

    Nama saya Yasin Arifin

    Menyikapi dari hasil yang ada di negara kita yang tercinta mememang saat ini pupuk bersubsidi yang ditawarkan pemerintah baik sekali dari segi harga. Akan tetapi kita sangat menyanyangkan sikap dari pemerintah yang memeberikan kebijakan yang tidak menentu akan kehadiran pupuk bersubsidi. Saat ini pupuk bersubsidi sangat langka dan mahal jika pun ada. lalu kalau kita bertanya, dengan harapan dari pemerintah bahwa tahun 2009kita akan ekspor beras, apakah hal tersebut dapat terwud jika keadaan seperti saat ini?
    Mungkin salah satunya harapan tersebut justru datang dari pihak luar/ non pemerintah yang saat ini menawarkan pupuk organik Tiens Golden Harvest.
    Maka hal ini mungkin akan membuat harapan dan impian dari petani dan pemerintah akan terlaksana dengan baik. Petani akan mendapatkan hasil panen yang meningkat dan pemerintah pun akan mewujudkan mimpinya untuk swasembada pangan 2009. Karena pastinya setiap orang mendambakan kehidupan yang lebih baik, dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang baik pula.
    Dengan pupuk Tiens Golden Harvest yang ditawarkan oleh Tianshi Indonesia, tentunya akan menjadikan semua mimpi terwujud.
    Saya pun sudah mencoba mewujudkan mimpi para petani Indonesia khususnya didaerah Jawa Tengah, dengan menggunakan pupuk organik Tiens Golden Harvest ini. hasil yang telah dicapai memang sangat berbeda dengan penggunaan urea biasa saja.

    majulah para petani Indonesia… wujudkan mimoi bersama Tiens Golden Harvest

    Salam Hormat

    Yasin Arifin

  10. 16

    ARVIN RYAN S said,

    Tiens Golden Harvest memang Luar BIASA!!!

    sampai saat ini para jaringan dan dist Tianshi banyak membantu para petani di indonesia untuk memajukan kesejahteraan lewat pupuk TGH

    saya banyak menyimpan artikel tentang kelagkaan pupuk diberbagai daerah dan itu menjadi salah satu Misi kami untuk membatu mewjudkan swasembada pangan di indonesia lewat pupuk ORGANIK

    dan Pemerintah saat ini juga menggalakan pemakaian pupuk organik (Baca: KOMPAS, Jumat, 14 november 2008 & sabtu, 8 November 2008)

    Salam SUKSES!!!

  11. 17

    Yth. Bpk. Tio

    Salam kenal pak Tio, saya Erianto Simalango.
    Senang berkenalan dengan pak Tio
    Oh ya pak Tio terimakasih atas komentar pak Tio tentang Golden Harvest, saya angkat topi terhadap pak Tio, karena dimasa sekarang ini ternyata masih ada orang seperti pak Tio yang peduli dengan teman – teman kita petani.
    Mohon maaf pak Tio saya bukan bermaksud untuk mengajari, tetapi saya coba sharingkan kepada pak Tio, mungkin bisa menjawab keluhan dari pak Tio dan teman – teman kita petani.

    Pada 14 November 2008 12:32, tio menulis:
    petani hanya mengharapkan harga jual yang terjangkau.

    Jawaban kami :
    Ya pak Tio saya sependapat dengan pak Tio, memang harus terjangkau.

    Pak Tio :
    harga Rp.90.000,- itu untuk harga distributor, sedangkan untuk harga konsumen Rp. 103.000,- (tidak semua daerah mempunyai stockis, bagaimana dengan biaya transportasi untuk daerah yang tidak terjangkau oleh stockis? apakah biaya ditanggung oleh distributor atau oleh konsumen? ini PR yang harus ada jalan keluarnya)

    Jawaban kami :
    Ya pak Tio sangat lengkap sekali informasinya, sampai harga pupuk secara detail pak Tio tau. Memang benar tidak semua daerah punya stokis, ya benar saat ini, tetapi ini adalah salah satu yang sedang kita bangun untuk membuat jaringan distributor yang bapak sebut sebagai PR (baca : Karir Distributor ) sehingga bisa sampai ke daerah bahkan ke desa terpencil dengan harga tetap hanya Rp. 90.000,- (sembilan puluh ribu rupiah saja) dan mereka yang menjadi distributor akan mendapatkan keuntungan juga. baca juga “Keuntungan Distibutor

    Pak Tio :
    dengan harga itu petani akan tetap berfikir lagi. apakah semua pengguna TGH adalah distributor???????

    Jawaban kami :
    Ya pak Tio. benar sekali , saya juga sama, kalau untuk harga barang saya dari awal selalu harus berfikir dulu, baru saya pertimbangan untuk kemudian saya putuskan. Jadi sangat kami sarankan setiap pengguna dari Tiens Golden Harvest mendaftar walaupun nantinya tidak menjual sehingga mendapatkan harga yang sama yaitu Rp. 90.000,- (sembilan puluh ribu rupiah saja). Jadi asumsi kalau pak Tio lagi jalan ke Sulawesi, ternyata dekat dengan stokis ada pupuk TGH bisa dibeli disana, Ketika bapak pulang ke Jakarta misalnya bawa aja tetap harga Rp. 90.000/liter. Tetapi kami yakin, kalau dengan jaringan Distributor pasti sampai daerah kecil sekali pun pasti bisa. (Contohnya sekarang pulau Nias banyak menggunakan pupuk ini untuk Coklat).

    Pak Tio :
    untuk 1 masa tanam seluas 1HA dibutuhkan 6 liter TGH
    6XRp.103.000,-=Rp. 618.000,- (asumsi harga Konsumen, Pembelian dengan cara tunai)
    Apakah petani bisa/mampu????

    Jawaban Kami :
    Ya benar sekali pak Tio, 6 liter untuk masa 1 kali tanam, tergantung dari tanamannya dulu pak. Kalau umur tanamannya cuma 6 bulan cukup hanya 3 liter. Kalau sawit 2 liter / hektar masa pemupukan 1 x 2bulan hanya Rp. 206.000,- tetapi hasilnya bertambah 20-40% dari biasanya. Kenapa tidak untung pak?

    Pak Tio :
    Sedangkan ada produk yang sejenis yang dijual dengan harga Rp.50.000,- s/d Rp. 60.000,- bandingkan selisih harganya??

    Jawaban kami :
    Ya.. pak Tio saya tidak bisa pastikan kualitasnya sama, dan kami tidak bisa memaksakan kami yang terbaik, karena KECAP Indonesia selalu no.1

    Pak Tio :
    petani kita cerdas, tidak mau ditipu dengan berbagai macam bisnis. mereka hanya ingin panen padi yang mereka tanam menghasilkan hasil yang berlimpah, yang otomatis akan meningkatkan taraf hidup mereka, selain itu juga mensukseskan program pemerintah untuk swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.

    Jawaban kami :
    Ya pak Tio saya sangat sependapat dengan pak Tio, siapapun tidak mau ditipu, doakan saya pak karena saat ini saya sedang membantu petani untuk Ubi kayu yang sekarang ubinya bagus sekali, hijau, pohonnya gemuk dibanding dengan yang tidak menggunakan TGH. Tetapi saya berikan penjelasan supaya mereka terdaftar sebagai Distributor / pengguna pupuk TGH, ada 15 petani yang sekarang sedang mempersiapkan lahan untuk ubi, terong mereka akan mendaftar dan sudah memutuskan order pupuk 30liter @ Rp. 90.000,- Doakan saya pak bisa membantu mereka dan saya berharap ada teman – teman yang ikut berpartisipasi, termasuk seperti pak Tio. Saat ini petani butuh orang – orang seperti pak Tio yang mau memberikan perhatian dan langsung turun kelapangan, dibanding orang lain hanya memberikan omongkosong, dengan embel – embel membela masyarakat. Teman-teman kita butuh TINDAKAN bukan TEORI.

    Pak Tio :
    yang perlu kita pikirkan lagi Pada saat petani panen dengan hasil yang melimpah, apakah ada jaminan harga jual panen yang stabil yang sesuai dengan harapan petani? karena selama ini pada saat petani panen terutama panen raya harga gabah anjlok…….
    Apakah Tiens mau membeli Gabah hasil panen dari petani yang menggunakan TGH??????

    Jawaban kami :
    Pak Tio yang saya hormati, jangan terlalu banyak berfikir pak, ajak teman – teman kita untuk melakukan. Sudah terlalu banyak orang berifikir di DPR dan pemerintahan hingga tidak ada yang bisa memberikan juklak kelapangan. Tiens tidak bertanggung jawab atas harga yang anjok, karena pemerintah sudah menyiapkan BULOG untuk itu.

    Demikian pak Tio sharing kita pada hari ini, intinya kami senang bisa sharing dengan pak Tio. Mudah – mudahan bermanfaat.

    salam
    eriantosimalango.co.cc

  12. 18

    tio said,

    petani hanya mengharapkan harga jual yang terjangkau.
    harga Rp.90.000,- itu untuk harga distributor, sedangkan untuk harga konsumen Rp. 103.000,- (tidak semua daerah mempunyai stockis, bagaimana dengan biaya transportasi untuk daerah yang tidak terjangkau oleh stockis? apakah biaya ditanggung oleh distributor atau oleh konsumen? ini PR yang harus ada jalan keluarnya)
    dengan harga itu petani akan tetap berfikir lagi. apakah semua pengguna TGH adalah distributor???????
    untuk 1 masa tanam seluas 1HA dibutuhkan 6 liter TGH
    6XRp.103.000,-=Rp. 618.000,- (asumsi harga Konsumen, Pembelian dengan cara tunai)
    Apakah petani bisa/mampu????
    Sedangkan ada produk yang sejenis yang dijual dengan harga Rp.50.000,- s/d Rp. 60.000,- bandingkan selisih harganya??
    petani kita cerdas, tidak mau ditipu dengan berbagai macam bisnis. mereka hanya ingin panen padi yang mereka tanam menghasilkan hasil yang berlimpah, yang otomatis akan meningkatkan taraf hidup mereka, selain itu juga mensukseskan program pemerintah untuk swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.
    yang perlu kita pikirkan lagi Pada saat petani panen dengan hasil yang melimpah, apakah ada jaminan harga jual panen yang stabil yang sesuai dengan harapan petani? karena selama ini pada saat petani panen terutama panen raya harga gabah anjlok…….
    Apakah Tiens mau membeli Gabah hasil panen dari petani yang menggunakan TGH??????

  13. 19

    ivan said,

    saya mau menanyakan bagaimana cara menggunakan golden harvest pada tanaman hias atau bungga?karena di buku produk cm di jelaskan untuk pertanian…
    dan apakah benar golden harvest bisa di gunakan untuk makanan hewan?
    tolong segera di balas sekian dan terima kasih…
    =]


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: