Sertifikat

Analisis Uji Mutu : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian – Bogor
Pendaftaran di Deptan


Izin Golden Harvest di Deptan


Sertifikat Hasil Pengujian Terhadap Beras. (mohon maaf terbalik)
Sertifikat Hasil Pengujian


Sertifikat Pengujian

5 Tanggapan so far »

  1. 1

    Gomi said,

    Salam pak,

    Saya gomi dari jakarta,saya berminat untuk menyalurkan pupuk ini ke para petani dan pemmilik kebun di Indonesia.
    Untuk keperluan presentasi, saya memerlukan copy sertifikat yg ditampilkan diatas,bisakah kiranya bapak mengirimkan semua dokumen legalitas dari pupuk TGH ke email saya yg tercantumm diatas.Terima kasih sebelumnya.

    Salam,
    Gomgom Sianipar

  2. 2

    mas bogi said,

    klo untuk jambu biji putih bangkok apa sudah pernah di coba? dan apakah ada untuk cara pemakaiannya?

    • 3

      Selamat siang mas bogi… mungkin belum pernah dicoba tetapi sebagai perwakilan saja bahwa pupuk tgh sudah diaplikasikan dengan tanaman keras yang sejenis. Jadi pengaplikasiannya juga saya pikir tidak jauh beda. Kalau boleh tau berapa umurnya sampai panen dan bagaimana cara penanaman dan pemupukannya secara konvensional, sehingga saya bisa detailnya bgmana penggunaan TGHnya.

      Salam

      • 4

        Mas Bogi said,

        Maaf banget saya kelamaan menjawab. usia tanaman sekarang baru memasuki usia 4-5 tahun.

      • 5

        Pak Yogi..!

        Untuk menjaga agar kesuburan lahan tanaman jambu biji tetap stabil perlu diberikan pupuk secara berkala dengan aturan:
        a) Pada tahun 0-1 umur penanaman bibit diberikan pada setiap pohon dengan campuran 40 kg pupuk kandang, 50 kg TSP, 100 gram Urea dan 20 gram ZK dengan cara ditaburkan disekeliling pohon atau dengan jalan menggali di sekeliling pohon sedalam 30 cm dan lebar antara 40-50 cm, kemudian masukkan campuran tersebut dan tutup kembali dengan tanah galian sebelumnya. Tanaman bisa berbuah 2 kali setahun. Untuk penggunaan TGHnya lakukan 10 hari setelah tanam kemudian 20hari 30hari kemudian selanjutnya 1 x 2bulan saja. Beri jarak 5 hari setelah menggunakan pupuk kandang & kimia.

        b) Pemupukan tanaman umur 1-3 tahun, setelah tanaman berbuah 2 kali. Pemupukan dilakukan dengan NPK 250 gram/pohon, dan TSP 250 gram/pohon, dan seterusnya cara seperti ini dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan TSP dan NPK dengan takaran sama. Untuk penggunaan TGHnya lakukan sesuai 1 x 2bulan seperti saya sebutkan di atas.

        c) Pemupukan tanaman umur 3 tahun keatas, Kalau pertumbuhan tanaman kurang sempurna, terutama terlihat pada pertumbuhan tuas hasil pemangkasan raning, berarti selain TSP dan NPK dengan ukuran yang sama tanaman memerlukan pupuk kandang sebanyak 2 kaleng minyak per pohon.
        Cara pemupukan dilakukan dengan membuat torakan yang mengelilingi tanaman persis di bawah ujung tajuk dengan kedalaman sekitar 30-40 cm dan pupuk segera di tanam dalam torakan tersebut dan ditutup kembali dengan bekas galian terdahulu.

        Demikian pak, mudah-mudahan bisa bermanfaat.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: