Posts tagged TGH

TGH (Tiens Golden Harvest) sedang transisi dengan Merek Baru Feng Shou

Barang kali banyak pertanyaan yang sedang timbul bagi para konsumen akibat sulitnya menembukan Pupuk Hayati Ramah Lingkungan TGH (Tiens Golden Harvest).

Untuk itu kami ingin beritahu bahwa saat ini sedang dalam masa transisi dengan adanya perubahan merek dari TGH menjadi Fengshou dengan kualitas lebih baik dari Tiens Golden Harvest. Hal ini dilakukan karena perbaikan-perbaikan secara terus menerus terhadap kualitas pupuk hayati ini.

Walaupun memang agak sulit menemukan tetapi kedepan akan dipermudah dengan melakukan penjualan secara online tanpa batas jadi bisa dikirim kemana saja diseluruh Indonesia. Barang kali para pelanggan belum familiar dengan Fengshou karena sudah terlanjur sayang dengan TGH (Tiens Golden Harvest).

Informasi terakhir yang saya terima dari salah satu pelanggan yang dikirim ke email saya sebagai berikut :

Tiens Golden Harvest (TGH)

Tiens Golden Harvest

Comments (5) »

Tiens Golden Harvest Pada Sawit

Apa kata mereka seputar Tiens Golden Harvest pada Tanaman Keras terutama sawit?

Video ini dicoba oleh pak Ajat Rukajat : Tiens Golden Harvest dicoba sejak bulan April 2009 untuk pohon rambutan cangkokan yang sudah tidak berbuah selama 2 tahun. pemupukan sesuai buku petunjuk tanpa tambahan pupuk lain. Lokasi: Tasikmalaya Umur pohon: 22 th pemilik: Ajat Rukajat.

Bagaimana Dengan Sawit?
Setelah memakai pupuk Tiens Golden Harvest pada tumbuhan sawit, kira-kira berapa bulan tampak perubahan hasil pupuknya?

(085266273894)?
Pada masa pembibitan, biasanya dalam satu – dua bulan sudah kelihatan perbedaannya.

Golden Harvest pada Sawit

Tiens Golden Harvest diberikan setiap 10hari sekali sampai dengan bibit berusia 16bulan.

Pada bulan ketiga bisa terlihat bibit yang dikembangkan dengan TGH akan tumbuh lebih cepat dan sehat.

Sedangkan untuk pohon sawit yang sudah tua, karena pemupukannya dilakukan 2 atau 3 bulan sekali, maka perubahannya akan terlihat secara bertahap.

Pupuk Tiens Golden Harvest baru kelihatan efeknya berapa lama untuk kelapan sawit umur 10 tahun? (085261233658)?

Jika TGH diaplikasikan pada tanaman keras seperti sawit yang sudah berusia 10 tahun, maka efek dari penggunaan TGH akan bervariasi secara bertahap tergantung kelengkapan unsur hara yang ada dalam lahan tanah dah respon tanaman. Ada yang 7 hari sudah terlihat perbedaannya dari warna daun dan ada juga setelah 2 minggu/satu bulan baru terlihat. Biasanya buah tanda akan meningkat 20-30%.

Golden Harvest pada Sawit

Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara : campurkan 3 liter pupuk TGH dengan air 200liter lalu diaduk. Ukuran ini cukup untuk satu hektar. 3 hari kemudian lakukan pemupukan dengan pupuk kimia. Lakukan setiap 3bulan atau 4 bulan sekali.

Caranya buat 4 lubang dimasing – masing pohon sawit dengan kedalaman 20cm dan dia 5cm. Kemudian siramkan pupuk yang sudah diaduk masing – masing lobang 250cc per lobang atau 1 liter per pohon.  Jarak lubang tersebut dari batang sama dengan 1/2 tajuk. (setengah jarak ujung daun terluar dan batang pohon, kurang lebih 1,5 m).

Pupuk Tiens Golden Harvest sudah saya gunakan di Sumatera Utara? Bpk. Edy Ariyanto 081361744899


Golden Harvest pada Sawit
Terimakasih pak sudah memperkenalkan Golden Harvest dengan saya. Saya sudah menggunakan pupuk ini sejak tahun 2008 sebutnya. Hasilnya memuaskan termasuk cash backnya juga sudah mulai saya terima setiap bulan. Memang masih agak susah orang percaya, tapi saya tdk mau kalau saya coba terus. Awalnya saya cuman beli 2 liter, sekarang penjualan saya minimal 12 liter per bulan. Saya semangat karena bonus/cash back  dari perusahaan karena penjualan saya udah lebih. Tapi saya yakin bahwa saya akan bisa meyakinkan teman-teman untuk menggunakan pupuk ini. Golden Harvest memang sahabat petani.

Comments (1) »

Sejarah TGH

SEJARAH SINGKAT TIENS GOLDEN HARVEST

• Tahun 1985

Riset isolasi dan analisis potensi mikroba tanah dari bumi indonesia. Pada tahap ini diambil sample mikroba dari berbagai daerah nusantara, terutama dari daerah yang dianggap subur, untuk diuji coba. Sampai saat ini riset ini tetap berjalan untuk terus meningkatkan mutu produk.

• Tahun 1986 s.d. sekarang

Uji potensi mikroba unggul yang telah terseleksi di laboraturium. Dari berbagai mikroba yang terkumpul diadakan uji coba, mikroba mana yang paling baik, di antara mikroba yang lain.

• Tahun 1996

Dari berbagai uji coba akhirnya terpilih beberapa mikroba unggul yang dikemas dalam sebuah teknologi Agricultural Growth Promotion lnoculant (AGPI) — formula campuran yang bermanfaat untuk meningkatkan hasil pertanian. (Artinya setelah 9 tahun sejak dimulainya penelitian, baru ditemukan mikroba paling unggul yang baik untuk meningkatkan hasil pertanian)

• Tahun 1997

Uji lapangan di sentra pertanian Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat (Uji lab saja masih bersifat teori sehingga perlu pembuktian di lapangan).

• Tahun 1998

Uji praktis dan evaluasi oleh petani (Pada akhirnya yang paling obyektif menilai baik atau tidaknya penemuan tersebut adalah petani, karena mereka yang langsung merasakan manfaat atau dampaknya. Dari uji lapangan setahun terbukti petani merasakan manfaat yang signifikan dari

Pupuk teknologi AGPI ini.

• Tahun 1998

Di produksi oleh PT SMS Indoputra dan mulai dipasarkan di Indonesia. Setelah terbukti di laboraturium dan teruji di lapangan, maka produk ini dinyatakan sudah layak untuk dipasarkan. (Butuh 13 tahun penelitian untuk memutuskan produk ini layak masuk pasaran).

• Tahun 2008

Perusahaan multinasional Tianshi melihat potensi pemasaran pupuk yang terbukti selama 10 tahun mempunyai keunggulan di lapangan. Setelah melewati berbagai macam proses seleksi, termasuk peninjauan lapangan oleh Tim Tianshi, akhirnya perusahaan Tianshi memutuskan untuk memasarkan pupuk ini dengan nama TIENS GOLDEN HARVEST Sama seperti manusia dan mahluk hidup lainnya, tanaman membutuhkan zat makanan.

Pada tumbunan zat makanan biasa disebut unsur hara. Unsur hara adalah kebutuhan tanaman baik berupa nutrisi maupun sumber energi yang menunjang kehidupan tanaman. Jika unsur hara tidak seimbang, maka pertumbuhannya menjadi tidak normal dan produktivitas tidak optimal.

Comments (2) »

Tiens Golden Harvest pada Pepaya Bangkok

Pepaya bangkok bukan tanaman asli Indonesia. Jenis pepaya ini didatangkan dari Thailand sekitar tahun 70-an. Pepaya bangkok diunggulkan karena ukurannya paling besar dibanding jenis pepaya lainnya. Beratnya dapat mencapai 3,5 kg per buahnya. Selain ukuran, keunggulan lainnya ialah rasa dan ketahanan buah. Daging buahnya berwarna jingga kemerahan, rasanya manis segar dan teksturnya keras sehingga tahan dalam pengangkutan. Rongga buahnya kecil sehingga dagingnya tebal. Permukaan kulit buah kasar dan tidak rata.

Baca entri selengkapnya »

Comments (11) »

Sawit : Produksi TBS (Tandan Buah Segar) naik 20-30%

Setelah memakai TGH pada tumbuhan sawit perubahan akan kita lihat secara bertahap tergantung bagaimana unsur hara dan pohon sawit dalam menyerap.

Masa Pembibitan
Pembibitan Bibit
Pada masa pembibitan, biasanya dalam 1-2 bulan sudah kelihatan perbedaannya. TGH diberikan setiap 10hari sekali sampai dengan bibit berusia 16 bulan. Pada bulan ketiga bisa terlihat bibit yang dikembangkan dengan TGH akan tumbuh lebih cepat dan lebih sehat. Sedangkan pada pohon sawit yang sudah tua karena pemupukannya dilakukan 2 atau 3 bulan sekali, maka perubahannya terlihat bertahap.

Masa 10 tahun
Jika TGH diaplikasikan pada tanaman sawit yang sudah berusia 10tahun, maka kita akan melakukan aplikasi setiap 3 bulan atau 4 bulan sekali, dimana untuk 1 hektar membutuhkan 3 liter pupuk TGH, lalu 3 hari kemudian diberi pupuk kimia 50% dari biasanya. Efek dari pemupukan TGH akan sangat berfariasi, tergantung kelengkapan unsur hara dalam tanah dan respon tanaman. Ada yang 7 hari sudah terlihat perbedaannya dari warna daun dan ada juga setelah 2 minggu sampai satu bulan baru terlihat. Produksi tandan buah segar (TBS) akan meningkat 20-30%. Ngak percaya? Coba saja 1 hektar.

Banyak pertanyaan yang menyebutkan APAKAH TGH BISA TANPA PUPUK KIMIA?
Jawabanny bisa… tapi ini untuk keadaan darurat. Untuk pemupukan 2-3 kali pemupukan ini tidak apa-apa, tapi jangan sampai tidak sama-sekali.

Comments (2) »

Perkuat Bisnis Dengan TGH

Di Penghujung 2008 Kantor Cabang Tiens Jawa Barat mengadakan Training pupuk Tiens Golden Harvest (TGH) di dua kota, Cirebon (27/12) dan Kuningan (28/12). Pembicara Bpk. Henry, Trainer Asia Pasifik, yang terkenal handal memberikan Training. Di Cirebon acara berlangsung di Hotel Jamrud dengan jumlah peserta mencapai ratusan orang. Dikuningan, Antusiasme peserta mengikuti training tak kalah dari Cirebon. Ini menunjukkan secara perlahan TGH mulai mendapat tempat di hati masyarakat. Karena itu jangan tunda lagi, mari dayagunakan TGH sebagai bisnis baru atau memperkuat bisnis Anda ke Depan.

Di awal tahun, informasi tentang pupuk TGH terus dilanjutkan ke Jawa Timur sekitar tanggal 13-17 Januari 2009. Dengan berturut – turut di 5 kota, berikut ini cuplikan beritanya.


Tidak mau kalah dengan cabang Palangka Raya, juga di Muara teweh dihadiri dari 200 orang lebih.

Antusias masyarakat, untuk mengetahui aplikasi tentang Tiens Golden Harvest sangat tinggi, karena mereka ingin mendapatkan 2 keuntungan secara bersamaan yaitu Peningkatan hasil tanaman dan Keuntungan Bisnis yang mereka dapatkan setelah menjadi User / Distributor Tiens Golden Harvest (baca untuk menjadi Distributor).

Sekarang juga sudah bisa mendaftar secara Online

Leave a comment »

Hasil Panen Kacang Panjang dan Bayam Cabut saya meningkat

Demikianlah ungkapan senang sekaligus bangga dari Bapak Sumar. Beliau adalah seorang petani sayuran yang berasal dari Kecamatan Muara Taweh kabupaten Barito Utara Propinsi Kalimantan Tengah.

Sebelum dilanjutkan testimoni terhadap kacang panjang dikaltim, berikut ini ada kiriman video>

Lahan bapak Sumar terletak di KM 4,5 jalah arah Puruk Cahu. Luas lahannya kurang lebih ¼ hektar. Lahan selebar ini digunakan untuk menanam 2 macam sayuran yaitu kacang panjang dan bayam cabut. Setelah panen Bapak Sumar akan menjual hasilnya kepada pedagang sayur yang memang pedagang sayur yang menampung sayur dari petani – petani di sekitar Muara Taweh.

Setiap 10 hari sekali Bapak Sumar memupuk tanaman sayurannya dengan pupuk urea dan phospat. Untuk keseluruhan lahan beliau menggunakan sekitar 10kg urea dan phospat sekali tabor. Artinya untuk sekali musim tanam beliau membutuhkan sekitar 30kg pupuk. Hasil panen yang diperoleh untuk tanaman kacang panjang 2-3 kg sekali musim tanam. Sedangkan untuk tanaman bayam cabut hasil panennya dihargai Rp. 500 / ikat.

Sayangnya untuk sekali musim tanam Bapak Sumar hanya mampu panen sekali. Masalah berikutnya muncul ketika tanah beliau dari waktu – kewaktu menjadi keras. Pada hal topografi di Muara Teweh berbukit – bukit sehingga semakin menyulitkan untuk mengolah lahan. Beliau kemudian diperkenalkan dengan Tiens Golden Harvest (TGH) oleh Distributor Tiens. Kemudian beliau mencoba untuk tanaman sayur miliknya. TGH di encerkan dalam air dan disemprotkan ke tanaman pada sore hari tiap 10 hari sekali.

Leave a comment »