Archive for Mei, 2009

Alasan Petani Menggunakan pupuk TGH

10 Alasan Petani Padi Menggunakan TGH

  1. Tiens Golden Harvest meningkatkan kesuburan tanah
  2. Menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 50%
  3. Produktivitas meningkat
  4. Panen lebih cepat
  5. Jumlah anakan lebih banyak
  6. Bulir padi lebih besar dan bernas ( berisi )
  7. Beras lebih tahan lama dan tidak menguning
  8. Tanaman lebih sehat, lebih tahan hama dan sedikit gulma
  9. Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu pestisida
  10. Meningkatkan kesejahteraan petani

13 Alasan Pertanian dan Perkebunan Menggunakan TGH

  1. Tiens Golden Harvest meningkatkan kesuburan tanah, bisa dipakai di lahan gambut, tanah kritis dan tanah cadas
  2. Menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 50%
  3. Cocok untuk berbagai jenis tanaman dan berbagai jenis kebutuhan
  4. Produktivitas meningkat
  5. Tumbuh lebih cepat dan panen lebih cepat
  6. Masa petik lebih banyak dan tanaman lebih sering berbuah
  7. Ukuran buah, umbi, biji lebih besar dan lebih berat
  8. Daun lebih lebar dan rimbun
  9. Akar baru lebih banyak tumbuh
  10. Buah, biji, daun, atau bunga lebih tahan lama, tidak mudah busuk, tidak cepat layu
  11. Tanaman lebih sehat, lebih tahan hama dan sedikit gulma Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu pestisida
  12. Meningkatkan kesejahteraan petani dan pekebun

Comments (1) »

Uji Coba pada Padi dan Jagung

Informasi ini dari salah satu Distributor Tiens Golden Harvest ibu Galuh Lestari
Facebooknya
Secuil dari banyaknya bukti dari begitu banyak bukti-bukti yang ada di pertanian Indonesia.

Ujicoba pada padi. Bandingkan kecepatan pertumbuhan padi yang berumur sama, yang tidak menggunakan TGH ( sebelah kiri ) dengan yang menggunakan TGH ( sebelah kanan ).

Gambar yang disebelah kanan atas saat panen padi ( lokasi dan waktu berbeda dari foto padi sebelumnya ), terlihat padi lebih banyak, berisi dan bernas.


Uji Coba pada Jagung

Hasil ujicoba pada jagung. Terlihat perbedaan yang mencolok dari tinggi jagung yang berumur sama. Sebelah kiri menggunakan pupuk Tiens Golden Harvvest dan sebelah kanan menggunakan hanya pupuk biasa saja.

Masih belum percaya dengan semua bukti di Atas?

Oke, Percaya atau tidak itu hak anda…. tapi sebelumnya anda perlu menyimak kesaksian berikut ini!

  • Di Kabupaten Simalungun dekat Danau Toba, TGH di pertandingkan dengan 6 Merek pupuk dan TGH menjadi Pemenang.
  • Di kabupaten Cianjur, TGH di pertandingkan dengan 28 Merek pupuk dan menjadi Pemenang.
  • Di kabupaten Jember, TGH di pertandingkan dengan 15 Merek pupuk lain dan juga menjadi Pemenang.
  • Di kecamatan Balam (Perbatasan Bagan Batu & Rokan) seorang ustad yang memiliki lahan sawit dengan hasil 8 Ton / Bulan dengan 2x Panen.
  • Setelah 2 Bulan pemakaian pupuk TGH Hasilnya meningkat menjadi 11 – 12 Ton / Bulan, Luar Biasanya dalam 1 Bulan bisa 3x Panen.
  • Di Lampung, setelah penanaman selama 11 Bulan lahan 1 Hektar = 5000 Batang dihasilkan 200 Ton Singkong dan /Batang pohon Singkong memiliki berat 40 Kg – 60 Kg / Batang dengan panjang ± 2 Meter. Dan mendapatkan penghargaan MURI sebagai Singkong Terbesar dan Tape Terpanjang.
  • Seorang Mahasiswa dari Medan yang memiliki kebun Sawit œ Hektar dibelakang rumahnya yang setelah 1 Minggu menggunakan TGH hasil panennya meningkat menjadi 200 – 400 Kg.

Comments (1) »

Padi di Putat, Sedong Kabupaten Cirebon

Sawah ini menggunakan Tiens Golden Harvest. Padi menjadi lebih tahan hama terhadap serang penyakit ‘kresek’ (istilah lokal). Penyakit ini menyerang pada bulan Maret dan belum ada anti hamanya. Lahan ini berbeda sekali dengan lahan tetangganya yang habis akibat penyakit tersebut yang pada akhirnya menyebabkan kuantitas panen menurun. Sedang menyemprot lahan percontohan 1 hektar. Lokasi Desa Susukan Lebak, Kec Susukan Lebak, Kab. Cirebon
Padi TGH Padi TGH
Padi TGH Padi TGH

Leave a comment »

Pupuk Golden Harvest pada Adenium dan Mawar

BJ, Saya pengguna pupuk ini untuk mawar dan Adenium saya, pupuk ini sangat efektif. jadi saya memang merekomendasikan pupuk ini untuk semua jenis tanaman hias. Adenium saya cepat besar dan kuat tidak seperti adenium yang dipicu dengan urea yang biasanya busuk ketika pindah media. Hormon Auksin dalam pupuk ini sungguh2 bekerja dengan baik. Saya di Jakarta anda bisa datang ke kebun saya di Tomang, call : 0818979656
Arabicum va Tomang raya Arabicum va Tomang raya


Arabicum va Tomang raya Arabicum va Tomang raya Arabicum

Baca selanjutnya

Leave a comment »

Padi-Melon-Kubis-Nanas

Padi


Melon


Nanas


Kubis

Leave a comment »

Tanaman Tembakau, Tebu dan Teh

PERBANDINGAN BIAYA KONVENSIONAL DAN TIENS GOLDEN HARVEST

Tanaman tembakau yang dipupuk dengan tambahan Tiens Golden Harvest, daunnya lebih lebar dan aromanya lebih terasa. Untuk panen bisa lebih cepat seminggu atau dua minggu. Pak Amat dari Sumedang menyatakan panen setelah menggunakan TGH lebih cepat -/+ 2 minggu bila dibandingkan dengan sebelum menggunakan pupuk hayati. Jika menggunakan TGH maka daun akan lebih sehat, lebih lebar sehingga membantu fotosistesis dan mengurangi gulma (tanaman liar) karena terhalang oleh sinar.
Tembakau


Tebu


Teh

Comments (1) »

Kesuburan Tanah

Kesuburan tanah tidak terlepas dari keseimbangan biologi, fisika dan kimia; ketiga unsur tersebut saling berkaitan dan sangat menentukan tingkat kesuburan lahan pertanian. Tanpa disadari selama ini sebagian besar pelaku tani di Indonesia hanya mementingkan kesuburan yang bersifat kimia saja, yaitu dengan memberikan pupuk anorganik seperti : urea, TSP/SP36, KCL dan NPK secara terus menerus dengan dosis yang berlebihan.

Pemupukan akan efektif jika pupuk yang ditebarkan dapat menambah atau melengkapi unsur hara yang telah tersedia di dalam tanah. Karena hanya bersifat menambah atau melengkapi unsur hara, maka sebelum digunakan harus diketahui gambaran keadaan tanahnya, khususnya kemampuan awal untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Dalam mendukung kehidupan tanaman, tanah memiliki empat fungsi utama yaitu :

1. Memberi unsur hara dan sebagai media perakaran

2. Menyediakan air dan sebagai tempat penampung (reservoir) air

3. Menyediakan udara untuk respirasi (pernafasan) akar

4. Sebagai media tumbuhan tanaman

Tanah tersusun dari empat komponen dasar, yakni bahan mineral yang berasal dari pelapukan batu-batuan, bahan organik yang berasal dari pembusukan sisa makhluk hidup, air dan udara. Berdasarkan unsur penyusunannya, tanah dibedakan menjadi dua golongan, yaitu tanah mineral dan tanah organik.

A. SIFAT FISIK TANAH

1. PROFIL TANAH
Jika tanah digali sampai kedalaman tertentu, dari penampang vertikalnya dapat dilihat gradasi warna yang membentuk lapisan-lapisan (horison) atau biasa disebut profil tanah. Di tanah hutan yang sudah matang terdapat tiga horison penting yaitu horison A, B dan C

Horison A atau Top Soil adalah lapisan tanah paling atas yang paling sering dan paling mudah dipengaruhi oleh faktor iklim dan faktor biologis. Pada lapisan ini sebagian besar bahan organik terkumpul dan mengalami pembusukan.

Horison B disebut juga dengan zona penumpukan (illuvation zone). Horison ini memiliki bahan organik yang lebih sedikit tetapi lebih banyak mengandung unsur yang tercuci daripada horizon A.

Horison C adalah zona yang terdiri dari batuan terlapuk yang merupakan bagian dari batuan induk.

Kegiatan pertanian umumnya berada pada horison A dan B.

2. WARNA TANAH
Warna adalah petunjuk untuk beberapa sifat tanah. Biasanya perbedaan warna permukaan tanah disebabkan oleh perbedaan kandungan bahan organik. Semakin gelap warna tanah semakin tinggi kandungan bahan organiknya. Warna tanah dilapisan bawah yang kandungan bahan organiknya rendah lebih banyak dipengaruhi oleh jumlah kandungan dan bentuk senyawa besi (Fe). Di daerah yang mempunyai sistem drainase (serapan air) buruk, warnah tanahnya abu-abu karena ion besi yang terdapat di dalam tanah berbentuk Fe2+.

3. TEKSTUR TANAH
Komponen mineral dalam tanah terdiri dari campuran partikel-partikel yang secara individu berbeda ukurannya. Menurut ukuran partikelnya, komponen mineral dalam tanah dapat dibedakan menjadi tiga yaitu; Pasir, berukuran 50 mikron – 2 mm; Debu, berukuran 2 – 50 mikron dan Liat, berukuran dibawah 2 mikron.

Tanah bertekstur pasir sangat mudah diolah, tanah jenis ini memiliki aerasi (ketersediaan rongga udara) dan drainase yang baik, namun memiliki luas permukaan kumulatif yang relatif kecil, sehingga kemampuan menyimpan airnya sangat rendah atau tanahnya lebih cepat kering.
Tekstur Tanah

Tekstur tanah sangat berpengaruh pada proses pemupukan, terutama jika pupuk diberikan lewat tanah. Pemupukan pada tanah bertekstur pasir tentunya berbeda dengan tanah bertekstur lempung atau liat. Tanah bertekstur pasir memerlukan pupuk lebih besar karena unsur hara yang tersedia pada tanah berpasir lebih rendah. Disamping itu aplikasi pemupukannya juga berbeda karena pada tanah berpasir pupuk tidak bisa diberikan sekaligus karena akan segera hilang terbawa air atau menguap.

B. SIFAT KIMIA TANAH

Sifat kimia tanah berhubungan erat dengan kegiatan pemupukan. Dengan mengetahui sifat kimia tanah akan didapat gambaran jenis dan jumlah pupuk yang dibutuhkan. Pengetahuan tentang sifat kimia tanah juga dapat membantu memberikan gambaran reaksi pupuk setelah ditebarkan ke tanah.

Salah satu sifat kimia tanah adalah keasaman atau pH (potensial of hidrogen), pH adalah nilai pada skala 0-14, yang menggambarkan jumlah relatif ion H+ terhadap ion OH- didalam larutan tanah. Larutan tanah disebut bereaksi asam jika nilai pH berada pada kisaran 0-6, artinya larutan tanah mengandung ion H+ lebih besar daripada ion OH-, sebaliknya jika jumlah ion H+ dalam larutan tanah lebih kecil dari pada ion OH- larutan tanah disebut bereaksi basa (alkali) atau miliki pH 8-14. Tanah bersifat asam karena berkurangnya kation Kalsium, Magnesium, Kalium dan Natrium. Unsur-unsur tersebut terbawa oleh aliran air kelapisan tanah yang lebih bawah atau hilang diserap oleh tanaman.

Di Indonesia pH tanah umumnya berkisar 3-9 tetapi untuk daerah rawa seeperti tanah gambut ditemukan pH dibawah 3 karena banyak mengandung asam sulfat sedangakan di daerah kering atau daerah dekat pantai pH tanah dapat mencapai di atas 9 karena banyak mengandung garam natrium.

Share on Facebook

Bersambung… >>>

Ada 3 alasan utama nilai pH tanah sangat penting untuk diketahui

Leave a comment »